Madesu

Hati-hati dengan perguruan tinggi,  mengapa? Karenakita sudah berani menyandang sedikit nama Tuhan “maha”siswa. Banyak sekali data dan fakta yang menunjukan mahasiswa tidak bisa bertahandan kurang berhasil dalam pencapaian karirnya. Kecakapan intelektual saja ternyata tidak cukup mumpuni untuk bertahan di dunia perguruan tinggi. Ada tujuh kompetensi inti yang semestinya dimiliki oleh seorang mahasiswa, ketujuh kecakapan itu sebagai berikut

  1. Mandiri

    Menjadi mahasiswa menimbulkan sedikit konsekuensiagar kita bisa belajar hidup mandiri, karena di sinlah biasanya menjadi starting point kita diberi atribut kebebasan. hal tersebut misalnya dalam skala kecil tercermin tidak adanya kewajiban  untuk memakai seragam seperti anak sekolahan. Kebebasan ini tentu  pada proporsi yang bisa membuat kita menjadi mandiri, walaupun kenyataannya, kita sebagai buddak Andalas sudah terbiasa dengan kemandirian, alangkah lebih baiknya kita mencoba kemandirian versi mahasiswa.

  2. Motivasi Diri

    Motivasi menjadi hal yang yang sangat penting dalam mencapai suatu tujuan. Tanpa motivasi, pekerjaan akan dilakukan seadanya dan semaunya. Jangan biarkan halangan memadamkan semangat kita. Ingatlah kesengsaraan apa yang akan kita rasakan jika kita tidak termotivasi untuk mengerjakan anak tangga proses menuju mimpi kita.

  3. Terbuka untuk Kerja Sama

    “…sesungguhnya Aku ciptakan kamu (manusia) dari laki-laki dan perempuan dan Kami jadikan kamu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa supaya kamu saling mengenal..”

    Bertemu dengan orang-orang dari beragam latar belakang budaya yang berbeda adalah satu keniscayaan yang harus dijadikan kesenangan tersendiri. Kenalilah setiap perbedaan yang ada dan berusahalah menghargai perbedaan-perbedaan tersebut. Berusahalah mengurangi biaya dan prejudice yang ada pada diri kita. Jangan biarkan curiga menguasai kita.Belajarlah untuk menghayati  perbedaan dengan banyak membaca, mendengar, dan bergaul. Praktikan keterampilan berkomunikasi dengan baik. Gunakan kata-kata netral yang tidak berkonotasi pada kelompok tertentu. Semua ini dapat menjadi pintu pertama agar kita bisa bekerjasama dengan orang dari latar belakang budaya manapun. Menjadikan kita menjadi orang yang selalu menarik salah sat tipsnya mudah, seperti Pak Anies Baswedan ungkapkan, “Latihlah diri kita untuk terbiasa menggunakan lima jenis bahasa ketika bergaul: bahasa Indonesia, bahasa Asing, bahasa daerah, bahasa gaul dan bahasa kantor, dengan begitu kita menjadi sesorang yang lebih fleksibel dan terbuka mengahdapi perbedaan”. Kira-kira seperti itu kutipannya.

  4. Mampu Bekerja Sendiri

  5. Bekerja sama memang penting. Akan tetapi, pada banyak hal kita dituntut untuk bisa mengejakan sesuatu sendirian, biaskanlah mengerjakan tugas yang dapat dikerjakan sendiri, kerjakanlah sendirian. Hilangkan rantai-rantai gajah yang membisikan bahwa kita tidak bisa. Kita harus percaya kita bisa, maka kita bisa!

  6. Mampu Mengorganisasi
    Waktu

    Lebih detail lihat di
    http://derizal.blogspot.com/2009/09/membuat-skala-prioritas.html

  7. Mampu Menetapkan Sasaran yang Meningkatkan Prestasi

      Sasaran yang ideal setidaknya memenuhi lima syarat “SMART”, yaitu:

    • Spesific (Tertentu)
    • Measurable (Dapat Diukur)
    • Attainable (Dapat Dicapai)
    • Relevant (Sesuai)
    • Time Bound (Tersedia Cukup Waktu)
  8. Memahami Waktu, Cara & Tempat yang Cocok untuk
    Belajar

  • Aku rasa sih kalau yang ini anak Andalas udah mahir yah belajar walaupun berisik, hehe, bravo 12!

    Sumber :

  • Power Point “Sukses di Perguruan
    Tinggi” Ahmad Muttaqin – CTSD UIN Yogyakarta

    Memahami Orang Lain – crb.ppt

  • Kiat Sukses di PT.ppt. Tidak
    diketahui pengarang